Eva Dwiana: Festival Kendaraan Hias Jadi Etalase Budaya dan Promosi Bandar Lampung

Bandar Lampung  – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menilai Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya tidak sekadar menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah sekaligus melestarikan budaya lokal.

Festival yang digelar di pusat Kota Bandar Lampung itu diikuti puluhan kendaraan hias serta ratusan peserta pawai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi, sekolah, komunitas, hingga sanggar seni. Ribuan warga memadati sepanjang rute pawai untuk menyaksikan atraksi budaya yang menampilkan beragam kekayaan tradisi Nusantara.

Eva Dwiana mengatakan festival tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah. Menurut dia, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pembangunan kota.

“Festival ini bukan hanya hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media promosi Kota Bandar Lampung. Kami ingin budaya lokal semakin dikenal dan menjadi daya tarik bagi wisatawan,” kata Eva.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan festival juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Tingginya jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung turut menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kaki lima, serta pelaku ekonomi kreatif di sekitar lokasi acara.

Selain menjadi ajang promosi pariwisata, festival dimanfaatkan pemerintah kota untuk memperkenalkan hasil pembangunan melalui dekorasi kendaraan hias yang mengangkat tema pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan hidup.

Menurut Eva, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga dalam menjaga identitas budaya dan mempromosikan potensi daerah.

Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-344 Kota Bandar Lampung.

Pemerintah Kota berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *