Soal Penangkapan Pelanggan, Ini Penjelasan Masterpiece Karaoke Bandar Lampung

Masterpiece Signature Family Karaoke Bandar Lampung

Onetime.id, Bandar Lampung – Manajemen Masterpiece Signature Family Karaoke Bandar Lampung memberikan tanggapan terkait penangkapan pelanggan dalam operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan kepolisian pada Kamis, 24 September 2026.

Manager Operasional Masterpiece Lampung, Kiki Marzuki, menegaskan bahwa pihak yang diamankan merupakan pelanggan dan tidak memiliki hubungan operasional maupun struktural dengan manajemen Masterpiece.

“Kami menegaskan bahwa pelaku merupakan pelanggan dan sama sekali tidak memiliki hubungan operasional maupun struktural dengan pihak kami,” kata Kiki dalam keterangannya kepada media pada Kamis, (1/10/2026).

Menurut Kiki, manajemen Masterpiece tidak memiliki keterkaitan dengan aktivitas ilegal yang dilakukan pelanggan di tempat tersebut.

Ia mengatakan, manajemen selama ini berkomitmen menciptakan lingkungan karaoke yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Komitmen tersebut, kata dia, telah dijalankan selama delapan tahun melalui penerapan regulasi dan standar operasional prosedur (SOP) karaoke keluarga.

Kiki menjelaskan, sejumlah langkah pencegahan telah dilakukan, mulai dari memasang imbauan larangan membawa narkotika, senjata, benda tajam dan barang terlarang lainnya.

Imbauan tersebut dipasang di sejumlah ruangan, pintu masuk hingga layar televisi yang berada di dalam room karaoke.

“Tim operasional juga melakukan pengecekan secara berkala terhadap aktivitas customer di dalam room, sekitar 15 menit sekali,” ujarnya.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya manajemen memantau aktivitas pelanggan sekaligus mencegah terjadinya tindakan yang melanggar aturan.

Kiki menegaskan, pihaknya akan mengambil tindakan apabila menemukan aktivitas terlarang yang dilakukan pelanggan.

Terkait proses hukum atas kejadian tersebut, Manajemen Masterpiece menyatakan bersikap kooperatif dan mendukung penyelidikan yang dilakukan kepolisian.

“Kami mendukung penuh pemberantasan narkoba. Ini juga merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Kiki mengatakan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi manajemen untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelanggan.

“Atas kejadian ini kami akan lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan terhadap customer,” ujarnya.

Ia menyebut peristiwa tersebut merupakan kejadian pertama yang menjadi evaluasi bagi pihaknya dalam menjaga lingkungan karaoke tetap aman dan nyaman bagi pelanggan.

Sementara terkait detail perkara, Kiki menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Kami menghormati wewenang pihak berwajib dan mempersilakan rekan-rekan media merujuk langsung kepada pihak kepolisian mengenai kasus ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *