PAD Bandar Lampung Tembus 45 Persen, Pemkot Optimistis Target Pendapatan 2026 Tercapai

Bandar Lampung – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung terus menunjukkan tren positif.

Hingga pertengahan tahun anggaran 2026, capaian PAD telah mencapai sekitar 45 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung pun optimistis target pendapatan daerah hingga akhir tahun dapat terealisasi.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung, Yanwardi, mengatakan capaian tersebut mencerminkan peningkatan kepatuhan wajib pajak serta efektivitas strategi pemerintah dalam mengoptimalkan potensi penerimaan daerah.

“Alhamdulillah, hingga saat ini realisasi PAD sudah mencapai sekitar 45 persen. Kami optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai sampai akhir tahun,” ujar Yanwardi.

Menurutnya, kontribusi terbesar PAD masih berasal dari sektor pajak daerah, seperti Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta berbagai jenis retribusi daerah.

Untuk meningkatkan penerimaan, Pemkot Bandar Lampung terus melakukan berbagai langkah, di antaranya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, digitalisasi sistem pembayaran, peningkatan pengawasan terhadap objek pajak, serta memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Selain itu, pemerintah juga menggencarkan sosialisasi kepada wajib pajak agar semakin sadar pentingnya membayar pajak tepat waktu.

Berbagai program insentif, termasuk penghapusan denda administrasi PBB pada periode tertentu, turut dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat.

Yanwardi menegaskan, optimalisasi PAD menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Pendapatan yang diperoleh akan digunakan untuk membiayai berbagai program prioritas, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga terus memperkuat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil pendapatan agar seluruh potensi penerimaan dapat dimaksimalkan tanpa membebani masyarakat maupun dunia usaha.

Dengan capaian 45 persen pada pertengahan tahun, Pemkot Bandar Lampung optimistis target PAD Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai.

Pemerintah berharap peningkatan pendapatan daerah mampu memperkuat kapasitas fiskal sehingga pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *