Wali Kota Eva Minta Polisi Usut Tuntas Teror Pocong yang Resahkan Warga Bandar Lampung

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi teror pocong yang sempat viral dan meresahkan warga di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, aksi tersebut tidak dapat dianggap sebagai candaan karena telah menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban umum.

Eva menegaskan pelaku harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila berhasil diamankan.

Ia menilai Bandar Lampung selama ini berada dalam kondisi aman dan kondusif sehingga tidak seharusnya ada pihak-pihak yang sengaja membuat keresahan dengan meniru aksi serupa yang sempat terjadi di daerah lain.

“Kalau memang tertangkap, langsung serahkan ke kepolisian. Ini sudah meresahkan masyarakat dan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Eva.

Selain meminta penegakan hukum, Eva juga menginstruksikan jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat, lurah, hingga Satuan Tugas (Satgas) Kota Bandar Lampung, untuk meningkatkan patroli bersama aparat TNI dan Polri.

Langkah tersebut dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Sementara itu, hasil penyelidikan kepolisian menunjukkan bahwa foto dan video yang sempat viral merupakan aksi seseorang yang mengenakan kostum pocong untuk bercanda di sebuah rumah kos di wilayah Rajabasa.

Polisi memastikan peristiwa tersebut bukan kejadian mistis, namun tetap mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Polda Lampung juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan.

Aparat kepolisian memastikan patroli terus ditingkatkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Eva mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan Bandar Lampung yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *