Onetime.id, Pesawaran – Pihak SMK PGRI 2 Kabupaten Pesawaran akhirnya memberikan tanggapan atas sorotan terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2023–2025.
Melalui keterangan yang dimuat salah satu media pada 1 Agustus 2026, pihak sekolah menegaskan pengelolaan Dana BOS telah berjalan sesuai ketentuan, transparan, serta telah diperiksa dan diverifikasi oleh Inspektorat Provinsi Lampung.
Dalam pernyataannya, pihak sekolah juga menyebut jumlah peserta didik yang menjadi dasar penyaluran Dana BOS telah sesuai dengan data pada aplikasi Dapodik dan menyatakan siap menerima kunjungan media sepanjang dilakukan melalui prosedur yang benar.
Menanggapi pernyataan tersebut, Onetime.id menghormati hak jawab yang telah disampaikan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Namun demikian, pernyataan tersebut belum menjawab secara rinci sejumlah pertanyaan yang sebelumnya diajukan dalam proses konfirmasi.
Beberapa hal yang masih menjadi fokus penelusuran antara lain rincian penggunaan anggaran pembayaran honor, administrasi sekolah, pengembangan perpustakaan, penyediaan alat multimedia pembelajaran, pemeliharaan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan kegiatan Bursa Kerja Khusus (BKK) selama tahun anggaran 2024 dan 2025.
Selain itu, Onetime.id juga akan melakukan verifikasi terhadap kesesuaian jumlah peserta didik yang menjadi dasar penyaluran Dana BOS dengan data pendukung yang dimiliki sekolah, termasuk dokumen yang menjadi dasar pelaporan.
Berdasarkan data penggunaan Dana BOS yang tersedia untuk publik, SMK PGRI 2 Kedondong mengelola Dana BOS sebesar Rp974.400.000 pada tahun 2024 dan Rp1.060.800.000 pada tahun 2025, atau total Rp2.035.200.000 dalam dua tahun anggaran.
Onetime.id menegaskan bahwa tujuan penelusuran bukan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan memastikan kesesuaian antara data publik, dokumen pertanggungjawaban, dan kondisi riil di lapangan.
Transparansi pengelolaan dana publik merupakan bagian dari akuntabilitas yang penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan.
Tim Onetime.id dalam waktu dekat akan melakukan penelusuran langsung ke sekolah guna memperoleh dokumen pendukung, melakukan verifikasi lapangan, serta meminta penjelasan lebih rinci dari pihak-pihak yang berwenang.
Apabila dari hasil penelusuran ditemukan data atau informasi baru, Onetime.id akan menyajikannya secara proporsional disertai ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang berkepentingan.






