SMA Siger Prakarsa Bunda Siap Berdiri Mandiri, Pemkot Bandar Lampung Tunggu Persetujuan

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memastikan SMA Siger Prakarsa Bunda akan dipersiapkan untuk berdiri secara mandiri di bawah naungan yayasan.

Saat ini, proses pembentukan dan pemenuhan seluruh persyaratan masih berlangsung sembari menunggu persetujuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan pendirian SMA Siger Prakarsa Bunda merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri maupun mengalami keterbatasan ekonomi untuk bersekolah di swasta.

Menurut Eva, yayasan yang menaungi SMA Siger nantinya akan berdiri secara mandiri dan menjalankan operasional sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemkot juga akan menyiapkan tenaga pendidik, termasuk membuka peluang bagi guru-guru berpengalaman yang telah memasuki masa pensiun untuk kembali mengajar.

“Tujuan utama kami adalah memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak atas pendidikan. Kami berharap seluruh proses perizinan dapat segera selesai sehingga sekolah ini bisa beroperasi secara resmi,” ujar Eva.

Pemkot Bandar Lampung menegaskan keberadaan SMA Siger bukan untuk kepentingan komersial, melainkan sebagai solusi atas persoalan keterbatasan daya tampung sekolah menengah atas di Bandar Lampung.

Antusiasme masyarakat terhadap sekolah tersebut dinilai cukup tinggi karena diharapkan mampu memberikan kesempatan belajar bagi siswa yang belum memperoleh sekolah.

Dalam proses menuju operasional penuh, Yayasan SMA Siger Prakarsa Bunda terus melengkapi berbagai persyaratan administratif, termasuk penyediaan aset tanah dan bangunan atas nama yayasan sebagai salah satu syarat penerbitan izin operasional.

Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung juga terus dilakukan agar seluruh ketentuan dapat dipenuhi.

Pemerintah Kota berharap SMA Siger Prakarsa Bunda dapat segera memperoleh persetujuan sehingga mampu menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat.

Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mendukung pemerataan akses pendidikan, menekan angka putus sekolah, serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Bandar Lampung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *