Onetime.id – Mobilitas masyarakat meningkat selama bulan suci Ramadan, terutama di tempat-tempat keramaian seperti minimarket, swalayan, dan pasar tradisional.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang perlu diwaspadai.
Sebagai langkah preventif, Srikandi Polsek Gunung Sugih melaksanakan patroli rutin pada Jumat (7/3/25) sekitar pukul 09.00 WIB.
Patroli kali ini menyasar sejumlah pasar tradisional di wilayah hukum Polsek Gunung Sugih, termasuk Pasar Tempel, Kelurahan Gunung Sugih Raya, guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Kapolsek Gunung Sugih, AKP Yudi Kurniawan, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan mencegah berbagai gangguan Kamtibmas, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi pencopetan, dan gendam (hipnotis).
Selain mengantisipasi tindak kejahatan konvensional, personel Srikandi Polsek Gunung Sugih, yakni Aiptu Eva Febrianti dan Aipda Hera Natratilofa, juga memberikan imbauan kepada masyarakat, baik pengunjung maupun pedagang, agar selalu waspada.
“Jangan memakai perhiasan berlebihan yang dapat memancing pelaku kejahatan untuk beraksi,” imbau Kapolsek.
Kehadiran patroli polisi ini disambut positif oleh masyarakat. Salah satu pedagang di Pasar Tempel, Amir (35), mengaku merasa lebih aman.
“Alhamdulillah, kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli ini. Apalagi saat bulan puasa, pasar mulai ramai oleh pengunjung,” ujarnya.
Polsek Gunung Sugih berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadhan.






