Onetime.id, Bandar Lampung – Suasana Ballroom Hotel Novotel Lampung mendadak riuh saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, tiba di lokasi Munas XVIII HIPMI, Rabu, 10 Juni 2026.
Sekitar pukul 13.30 WIB, Bahlil melangkah masuk ke ruangan. Namun, bukan sekadar sambutan formal yang ia terima ratusan peserta langsung menyambut dengan yel-yel penuh semangat.
“MBG… MBG… Mas Bahlil Ganteng!” teriak peserta bersahut-sahutan, memecah suasana.
Tak berhenti di situ, yel-yel lain pun menggema: “Buah apa yang paling manis? Bahlil… Bahlil!” yang terus diulang, membuat suasana kian cair dan penuh gelak.
Suasana semakin riuh ketika Bahlil memasuki ruang acara. Sejumlah peserta tampak mengabadikan momen kedatangan mantan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2015–2019 tersebut.
Kehadiran Bahlil dalam forum ini bukan tanpa makna. Ia datang untuk mengikuti pembukaan Munas XVIII HIPMI yang digelar pada 10–11 Juni 2026 sebuah ajang penting bagi konsolidasi organisasi pengusaha muda di Indonesia.
Selain menjadi ruang temu kader, Munas ini juga menjadi arena kontestasi. Empat nama bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029 Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afifuddin Kalla, dan Anthony Leong.
Mereka akan menggalang dukungan peserta untuk memimpin organisasi selama tiga tahun ke depan, menentukan arah baru HIPMI di tengah dinamika ekonomi nasional.
Bagi Bahlil, HIPMI bukan sekadar organisasi. Ia adalah bagian dari perjalanan.
Dari sini, ia meniti karier hingga dipercaya masuk kabinet, setelah sebelumnya memimpin HIPMI pada periode 2015–2019.






