Onetime.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 59 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (25/4/2025).
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 800.1.3.3/1805/VI.04/2025 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menekankan pentingnya dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab dari para pejabat yang dilantik.
“Kita sadar, kita dituntut untuk melayani rakyat. Maka saudara-saudara yang dilantik hari ini, tugas utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Mirza.
Gubernur menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari sistem meritokrasi yang bertujuan mempercepat pelaksanaan program dan meningkatkan kinerja birokrasi.
Pelantikan ini juga telah mendapat rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara dan persetujuan Menteri Dalam Negeri.
“Jabatan adalah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, baik secara administratif maupun moral,” tambahnya.
Mirza juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan akhlak dalam menjalankan tugas, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Ia mendorong para pejabat untuk terus mengembangkan kompetensi, mengikuti pelatihan, meningkatkan kinerja, dan menciptakan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi institusi dan masyarakat.
“Tanamkan integritas dan komitmen dalam setiap pekerjaan. Jadilah pemimpin yang inovatif, cerdas, jujur, dan ikhlas. Tunjukkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan humanis,” tegasnya.
Gubernur juga mengingatkan bahwa dirinya akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Lampung.
“Saya ingin pejabat-pejabat yang dekat dengan masyarakat, mau mendengar keluhan dan masukan, serta bekerja dengan hati untuk kesejahteraan rakyat,” pungkas Mirza.






