Pengamat Politik: Koalisi dan Munculnya Supriyanto-Suriansyah Warnai Pilkada Pesawaran

Pengamat Politik dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Lampung, Bendi Juantara. Ilustrasi: Onetime.id.

Onetime – Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), Bendi Juantara, menilai bahwa pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi Aries Sandi.

Selain itu pengaruh komunikasi politik antar koalisi partai pengusung menjadi faktor krusial dalam menentukan peta politik Pilkada Pesawaran.

Menurutnya, koalisi yang sebelumnya mengusung Aries Sandi telah memiliki modal politik yang kuat, terutama karena kemenangan mereka pada Pilkada sebelumnya dengan persentase suara yang cukup signifikan.

Namun, tantangan utama saat ini adalah bagaimana koalisi tersebut mengemas kandidat yang tepat agar sesuai dengan harapan pemilih.

“Tinggal bagaimana koalisi ini mampu mengusung figur yang dapat diterima publik. Dalam waktu yang singkat, mereka harus segera mengambil keputusan strategis, yang tentu tidak mudah,” ujar Bendi kepada media Onetime.id pada Senin, (10/3/2025).

Sejauh ini, beberapa nama mulai muncul dalam bursa calon kepala daerah di Pesawaran.

Selain pasangan yang diusung PPP, Supriyanto-Suriansyah, Bendi juga menyoroti potensi Ketua Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief.

“Relasi yang kuat antara Edy Irawan dengan DPP Demokrat membuka peluang dirinya untuk diusung secara serius dalam Pilkada Pesawaran,” tambahnya.

Dengan waktu pendaftaran calon kepala daerah yang semakin dekat, komunikasi politik antar partai di koalisi ini akan menjadi faktor penentu dalam pembentukan pasangan calon yang memiliki peluang besar untuk menang.

Bagaimana dinamika ini berkembang hingga menit akhir pendaftaran, menarik untuk kita disimak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *