BPJS RI Turun Gunung ke RSUDAM Cek Layanan, Uji Nyali Sistem JKN di Lampung

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI turun langsung ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Dok: Ist.

Onetime.id, Bandar Lampung – Kunjungan pusat tak lagi sekadar seremoni. Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI turun langsung ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek untuk menguji denyut layanan JKN-KIS di lapangan.

Agenda yang berlangsung Jumat (9/4/2026) itu menjadi momen penting bukan hanya melihat, tapi mengukur seberapa siap rumah sakit rujukan utama di Lampung ini menjawab kebutuhan pasien peserta JKN.

Dari titik awal hingga akhir, peninjauan dibuat menyeluruh.

Mulai dari ruang pendaftaran, IGD, Gedung Perawatan Alamanda, hingga Instalasi Onkologi Radioterapi terpadu.

Bahkan, interaksi langsung dengan pasien rawat jalan dan rawat inap ikut jadi bagian evaluasi.

Pesan yang ingin ditangkap sederhana: pelayanan tak boleh sekadar rapi di atas kertas, tapi harus terasa di kursi tunggu dan ruang perawatan.

Manajemen RSUDAM memastikan tak ada “setting panggung” jelang kunjungan. Sistem tetap berjalan normal cepat, responsif, dan berbasis kebutuhan pasien.

Direktur RSUDAM, Imam Ghozali, melalui jajaran pelayanan medis, menegaskan kesiapan penuh menyambut evaluasi tersebut.

Hasilnya? Sinyal positif.

BPJS RI Turun Gunung ke RSUDAM Cek Layanan, Uji Nyali Sistem JKN di Lampung

Salah satu catatan penting adalah implementasi KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) yang telah mencapai sekitar 68 persen, mengacu pada Perpres Nomor 59 Tahun 2024.

Lebih dari itu, kepuasan juga tercermin dari interaksi langsung dengan pasien indikator yang kerap luput dalam laporan formal, tapi justru paling jujur menggambarkan kualitas layanan.

Evaluasi ini tak berhenti sebagai catatan internal. Ia menjadi pijakan strategis memperkuat sinergi antara RSUDAM dan BPJS Kesehatan RI, sekaligus mendorong standar layanan kesehatan di Lampung naik kelas.

Di tengah sorotan publik terhadap layanan JKN, kunjungan ini seperti uji petik apakah sistem benar bekerja, atau hanya terlihat baik di permukaan.

Di RSUDAM, setidaknya untuk saat ini, jawabannya condong ke arah yang menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *