Jejak di Sekolah, Bantahan di Sidang Etik: Heti Friskatati dalam Sorotan

Ketua BK DPRD Kota Bandar Lampung, Yuhadi. Dok: onetime.id.

Onetime.id, Bandar Lampung – Badan Kehormatan DPRD Kota Bandar Lampung kembali menggelar sidang lanjutan untuk menguji konsistensi keterangan anggota DPRD, Heti Friskatati, terkait dugaan pelanggaran kode etik.

Pemeriksaan kali ini menitikberatkan pada kecocokan pengakuan terlapor dengan bukti digital dan visual yang diajukan pelapor.

Ketua BK DPRD Kota Bandar Lampung, Yuhadi, mengatakan Heti membenarkan keaslian tangkapan layar percakapan WhatsApp antara anaknya dengan pihak sekolah yang membahas proyek revitalisasi sekolah.

“Yang bersangkutan mengakui bahwa tangkapan layar percakapan itu benar,” kata Yuhadi usai sidang pada Kamis, (8/1/2026).

BK juga mengonfirmasi video dan foto yang memperlihatkan kehadiran Heti di lingkungan sekolah bersama pihak sekolah dan rekanan proyek.

Menurut Yuhadi, Heti tidak membantah dokumentasi tersebut.

Meski demikian, Heti menolak tudingan keterlibatan langsung dalam proyek revitalisasi sekolah.

Ia membantah kehadirannya di sekolah berkaitan dengan kepentingan proyek.

“Keberadaan foto dan video diakui, tetapi yang bersangkutan membantah terlibat dalam proyek revitalisasi,” ujar Yuhadi.

BK DPRD Kota Bandar Lampung akan mencocokkan keterangan tersebut dengan bukti tambahan dan keterangan saksi lain sebelum mengambil keputusan.

Sidang putusan dijadwalkan berlangsung pekan depan.

Kasus ini mencuat setelah pelapor menyerahkan bukti yang berkaitan dengan proyek revitalisasi SD Negeri 1 Rajabasa, yang dinilai memiliki kesesuaian dengan aktivitas Heti Friskatati di lokasi sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *