Onetime.id, Lampung Selatan – Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I (Persero), Dr. Abdul Rivai Ras, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengoptimalkan seluruh aset sebagai bagian dari strategi transformasi bisnis yang berorientasi pada peningkatan nilai perusahaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Abdul Rivai Ras saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, Sabtu (11/7/2026).
Dalam agenda tersebut, ia meninjau sejumlah aset milik perusahaan di wilayah PTPN I Regional 7 yang telah dikembangkan melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga maupun aset yang masih memiliki potensi besar untuk dioptimalkan.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Rio by the Beach, kawasan wisata pantai yang berada di wilayah Kebun Bergen, Afdeling Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Kawasan tersebut merupakan aset perusahaan yang kini berkembang menjadi destinasi wisata setelah dikelola melalui kerja sama pemanfaatan dengan mitra usaha.
Menurut Abdul Rivai Ras, transformasi aset menjadi kawasan wisata merupakan contoh nyata bagaimana aset perusahaan tidak hanya dipertahankan sebagai kekayaan korporasi, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi baru yang memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar.
Selain Rio by the Beach, Dirut PTPN I juga meninjau D’Rajas Resto, aset perusahaan yang sebelumnya difungsikan sebagai mess karyawan.
Melalui pendekatan bisnis yang lebih adaptif, aset tersebut kemudian dikembangkan menjadi restoran komersial melalui kolaborasi dengan pihak ketiga sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
Ia menilai perubahan fungsi aset tersebut menjadi bukti bahwa PTPN I terus mendorong paradigma baru dalam pengelolaan aset, dari sekadar fasilitas pendukung operasional menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.
“Aset perusahaan harus dikelola secara optimal agar memberikan manfaat yang maksimal. Kami ingin memastikan setiap aset PTPN I tidak hanya tercatat sebagai kekayaan perusahaan, tetapi mampu menjadi sumber nilai tambah yang mendukung pertumbuhan bisnis dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” ujar Abdul Rivai Ras.
Ia menjelaskan, kerja sama pemanfaatan aset menjadi salah satu strategi perusahaan dalam mempercepat optimalisasi potensi aset secara profesional tanpa mengesampingkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Menurut pria yang akrab disapa Bro Rivai itu, kolaborasi dengan mitra usaha juga membuka ruang inovasi sehingga aset perusahaan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.
“Kerja sama pemanfaatan aset menjadi salah satu strategi untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan bisnis. Dengan kolaborasi yang tepat, aset perusahaan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Abdul Rivai Ras juga mengunjungi Kantor PTPN I Regional 7 beserta kawasan emplasemen kantor.
Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi aset perusahaan, kesiapan operasional, serta memberikan arahan kepada jajaran Regional 7 agar terus meningkatkan kinerja melalui inovasi dan optimalisasi seluruh sumber daya yang dimiliki.
Melalui strategi optimalisasi aset yang berkelanjutan, PTPN I berharap seluruh potensi aset perusahaan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja korporasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah operasional perusahaan.
Transformasi pengelolaan aset tersebut menjadi bagian dari langkah besar PTPN I (Persero) dalam membangun perusahaan perkebunan negara yang lebih modern, adaptif terhadap perubahan, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menciptakan manfaat berkelanjutan bagi negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.






