AJI Lampung Tegaskan Penahanan Jurnalis di Misi Gaza adalah Luka Kemanusiaan

Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu Kusuma menyuarakan untuk keadilan jurnalis. Dok: Ist.

Onetime.id Bandar Lampung – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung mengecam keras tindakan militer Israel yang menahan sejumlah jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina.

Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu Kusuma, menyebut penahanan tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap kemerdekaan pers dan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam pernyataannya, AJI mengungkapkan bahwa sejumlah jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla ikut ditahan.

Mereka di antaranya Bambang Noroyono, Thoudy Badai Rifan, Rahendro Herubowo, serta Andre Prasetyo Nugroho.

“Jurnalis yang menjalankan tugas peliputan, apalagi dalam misi kemanusiaan, seharusnya dilindungi, bukan justru ditahan,” kata Dian, Selasa (19/5/2026).

Diketahui, armada bantuan yang membawa para relawan dan jurnalis tersebut dicegat oleh militer Israel di perairan internasional dekat Siprus pada 18 Mei 2026.

AJI menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional, termasuk prinsip perlindungan terhadap jurnalis sebagai warga sipil di wilayah konflik.

Selain itu, AJI Bandar Lampung juga mendesak Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri, untuk segera mengambil langkah diplomatik guna memastikan keselamatan dan pembebasan seluruh warga negara Indonesia yang ditahan.

AJI juga menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk memberikan tekanan kepada Israel agar menghormati hukum humaniter internasional serta kebebasan pers.

“Kami berharap seluruh jurnalis Indonesia dapat segera dibebaskan dan kembali menjalankan tugasnya tanpa ancaman,” ujarnya.

AJI Bandar Lampung menegaskan, kemerdekaan pers merupakan hak dasar yang harus dijaga.

Penahanan terhadap jurnalis dinilai sebagai ancaman serius terhadap hak publik untuk memperoleh informasi yang benar dan independen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *