Dimajukan Lebih Awal, Pertemuan Ini Jadi Awal Harapan IJP Lampung

Ketua IJP, Ketua Koperasi IJP Lampung mendapat angin segar dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal atas bedirinya Koperasi IJP.

Onetime.id, Bandar Lampung – Jam belum genap menunjukkan pukul 11 siang itu, namun langkah para jurnalis sudah dipercepat menuju ruang pertemuan.

Bukan tanpa alasan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memilih memajukan jadwal, lebih awal dari rencana semula usai salat Jumat.

Ia ingin mendengar langsung satu gagasan yang lahir dari para pewarta koperasi. Di ruangan itu, bukan sekadar audiensi biasa yang berlangsung.

Ada harapan yang dibawa tentang kesejahteraan, kemandirian, dan masa depan jurnalis di lingkungan Pemprov Lampung.

Koperasi IJP Maju Sejahtera, yang digagas oleh Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung (IJP), resmi diperkenalkan.

Ketua IJP Abung Mamasa bersama Ketua Koperasi Deni Kurniawan memaparkan langkah-langkah kecil yang sedang mereka rintis dari pengembangan pupuk cair, budidaya maggot, hingga pengelolaan sampah plastik melalui mesin pencacah.

Bagi sebagian orang, itu mungkin terdengar sederhana. Namun di baliknya, ada upaya jurnalis untuk tidak hanya menulis cerita, tetapi juga menciptakan perubahan nyata.

Gubernur Mirza menyambutnya dengan antusias. Senyum dan apresiasi ia berikan, melihat inisiatif yang dinilainya bukan hanya kreatif, tetapi juga strategis.

“Ini langkah yang baik,” kira-kira begitu pesan yang ingin ia sampaikan.

Bahkan, ia membuka peluang lebih luas menghubungkan program koperasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), agar produk-produk yang dihasilkan bisa masuk dalam rantai hilirisasi yang lebih kuat.

Tak berhenti di situ, perhatian juga ia arahkan pada isu lingkungan.

Mesin pencacah plastik yang dikelola koperasi menjadi simbol kecil dari gerakan yang lebih besar.

Gubernur pun meminta OPD ikut ambil bagian, mengumpulkan sampah plastik untuk dikelola bersama.

Di sudut ruangan, Deni Kurniawan tampak lega. Baginya, dukungan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi energi baru.

“Koperasi ini adalah langkah awal,” ujarnya dengan tegas mengedepankan nada yang komprehensif pada Jum’at, (22/5/2026).

Sebuah harapan agar jurnalis tak hanya kuat dalam kata, tetapi juga dalam kesejahteraan.

Dan siang itu, di tengah percakapan yang mengalir hangat, satu hal terasa jelas cerita tentang jurnalis tak lagi hanya ditulis tetapi sedang mereka bangun sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *