Menuju 2045, Lampung Pasang Badan untuk Sensus Ekonomi 2026

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Dok: Biro Adpim.

Onetime.Id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar Badan Pusat Statistik.

Agenda lima tahunan ini diproyeksikan menjadi pijakan penting dalam membaca arah ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima kunjungan kerja BPS Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan itu membahas kesiapan sensus yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kami siap bersinergi dengan BPS, baik melalui koordinasi dengan OPD maupun dukungan di lapangan,” kata Marindo.

Menurut dia, dukungan itu mencakup koordinasi lintas organisasi perangkat daerah, penyediaan data, hingga sosialisasi kepada masyarakat.

Pemerintah daerah juga akan mengoptimalkan peran dinas terkait, termasuk sektor tenaga kerja, guna memastikan pelaku usaha terdata secara lebih akurat.

Upaya sosialisasi direncanakan dilakukan melalui berbagai medium, mulai dari pemasangan spanduk, baliho, hingga kampanye di titik-titik strategis.

Pemerintah berharap partisipasi masyarakat meningkat, sehingga cakupan data menjadi lebih komprehensif.

SE2026 dirancang untuk memotret kondisi riil dunia usaha di Indonesia. Data yang dihimpun akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Bagi Pemprov Lampung, hasil sensus ini juga dipandang sebagai instrumen penting untuk:

  1. mengembangkan potensi ekonomi daerah,
  2. menarik investasi,
  3. serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kerangka yang lebih luas, sensus ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045 sebuah visi yang menuntut basis data kuat sebagai fondasi kebijakan.

Pemprov Lampung berharap pelaksanaan SE2026 tidak sekadar menjadi rutinitas statistik, tetapi benar-benar mampu menghadirkan potret ekonomi yang jernih sebagai bahan membaca masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *