Klasika Bahas Delegasi Berpikir Manusia kepada AI dalam Kuliah Ramadan

Onetime.id, Bandar Lampung – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa dekade terakhir menandai fase baru dalam sejarah peradaban manusia.

Jika revolusi industri menggantikan tenaga fisik dengan mesin, revolusi AI kini berpotensi mengambil alih sebagian fungsi kognitif manusia.

Kemudahan memperoleh jawaban instan dinilai membawa konsekuensi serius: menurunnya daya analisis, refleksi mendalam, dan kreativitas.

Ketika proses berpikir kritis tak lagi dilatih karena selalu dibantu sistem otomatis, kecerdasan manusia dikhawatirkan mengalami stagnasi, bahkan penurunan gradual.

AI, dalam perspektif ini, semestinya menjadi alat yang memperluas kapasitas berpikir manusia bukan menggantikannya.

Isu tersebut akan dibedah dalam Kuliah Ramadan Klasika bertajuk “AI dan Delegasi Berpikir Manusia kepada Mesin.”

Forum ini mengajak publik menelaah bagaimana AI mengubah cara manusia belajar, berpikir, dan mengambil keputusan.

Diskusi akan menghadirkan pemantik, yakni Pandu Irawan Riyanto dan Ahmad Mufid digelar di markas Klasika pada Kamis,(5/3/2026) pukul 16.30-18 WIB di jalan Sentot Alibasya, Gg Pembangunan E/A5 No. 121 Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang refleksi bersama untuk merawat nalar, memperkuat daya kritis, serta menempatkan AI sebagai instrumen, bukan pengganti kesadaran manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *