Onetime.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi pelaksanaan Program Khitanan Untuk Negeri Tahun 2025 yang diselenggarakan Bakrie Amanah sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan kuat.
Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam kegiatan Khitanan Untuk Negeri 2025 bertema “Sehatkan Anak Negeri, Kuatkan Generasi” yang digelar di Masjid Al-Bakrie, Selasa (30/12/2025).
Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa khitanan massal bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan bagian dari ikhtiar membangun kualitas generasi Lampung sejak usia dini.
“Khitan memang bagian dari ajaran agama, namun di balik itu terdapat banyak nilai kebaikan. Anak-anak belajar menjaga kebersihan yang penting dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari, sekaligus memiliki manfaat kesehatan yang jelas,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi terutama dari kualitas sumber daya manusia.
“Lampung akan maju jika anak-anak tumbuh sehat, keluarga peduli, dan masyarakat saling menjaga. Semua itu dimulai dari hal-hal sederhana seperti yang kita lakukan hari ini,” tambahnya.
Marindo juga menyoroti tantangan ke depan yang semakin kompleks akibat perubahan zaman dan derasnya pengaruh eksternal.
Oleh karena itu, nilai kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab perlu ditanamkan sejak dini melalui kegiatan sosial yang melibatkan banyak pihak.
“Ini contoh kepedulian yang tidak berhenti pada perencanaan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada tenaga medis, relawan, dan seluruh panitia atas dedikasi dan kesabaran dalam melayani anak-anak, sehingga kegiatan berjalan lancar.
Marindo berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat kualitas generasi muda sebagai pondasi pembangunan daerah dan bangsa.
Sementara itu, Kepala Divisi Penghimpunan dan Program Bakrie Amanah, Yuli Wulansari, menjelaskan bahwa Program Khitanan Untuk Negeri 2025 merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan bermartabat.
“Tahun ini Bakrie Amanah memfasilitasi 2.000 anak untuk mendapatkan layanan khitan di 25 titik yang tersebar di 18 kabupaten/kota pada tujuh provinsi, mulai dari Sumatera hingga Sulawesi,” jelasnya.
Khusus di Provinsi Lampung, Bakrie Amanah menyiapkan kuota sebanyak 300 anak untuk mendapatkan layanan khitan gratis.
Menurut Yuli, bagi Bakrie Amanah, angka bukanlah tujuan utama, melainkan senyum anak-anak serta doa tulus dari keluarga yang merasakan langsung manfaat program tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, tenaga medis, relawan, para donatur, dan seluruh mitra yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini.
“Setiap dukungan hari ini bukan hanya membantu satu anak, tetapi sedang menyiapkan generasi yang lebih sehat, lebih percaya diri, dan lebih kuat di masa depan,” pungkasnya, (***).






