FKIP Unila Borong 7 Anugerah Be Strong 2026, Dekan: Hasil Kerja Bersama Sivitas Akademika

FKIP Unila Borong 7 Anugerah Be Strong 2026, Dekan: Hasil Kerja Bersama Sivitas Akademika. Dok: FKIP Unila.

Onetime.id, Bandar Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) kembali menorehkan prestasi dengan memborong tujuh penghargaan dalam Anugerah Be Strong Unila 2026.

Tujuh penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja, kontribusi, dan prestasi sivitas akademika FKIP Unila dalam berbagai bidang.

Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar FKIP Unila.

“Alhamdulillah, FKIP Universitas Lampung kembali mendapatkan tujuh Anugerah Be Strong Unila 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja, kontribusi, dan prestasi yang telah dilakukan seluruh sivitas akademika FKIP Unila,” kata Albet pada Selasa, (22/9/2026).

Tujuh penghargaan tersebut terdiri dari dua kategori program studi dan lima kategori tingkat fakultas.

Pada kategori program studi, S1 Pendidikan Tari meraih penghargaan sebagai Program Studi Sarjana dengan Persentase Kelulusan Tepat Waktu Tertinggi.

Kemudian, S2 Pendidikan Fisika meraih penghargaan sebagai Program Studi Pascasarjana dengan Persentase Kelulusan Tepat Waktu Tertinggi.

Sementara lima penghargaan lainnya diberikan kepada FKIP Unila atas capaian kinerja kelembagaan.

FKIP Unila meraih penghargaan sebagai Fakultas dengan Kinerja Pengelolaan Keuangan Terbaik, Fakultas dengan Kerja Sama Dalam Negeri Terbanyak, dan Fakultas dengan Kerja Sama Luar Negeri Terbanyak.

Selanjutnya, FKIP Unila juga menerima penghargaan sebagai Fakultas dengan Kontribusi PNBP Tertinggi serta Fakultas dengan Jumlah Mahasiswa Berprestasi Nasional dan Internasional Terbanyak.

Albet mengatakan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi capaian yang patut disyukuri, tetapi juga menjadi refleksi atas kinerja FKIP Unila dalam meningkatkan kualitas akademik dan kelembagaan.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya kontribusi dari berbagai unsur, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan FKIP Unila.

“Ini bukan prestasi individu atau kelompok tertentu, tetapi merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta keluarga besar FKIP Unila yang terus memberikan kontribusi dan dedikasinya,” ujarnya.

Albet menegaskan, penghargaan yang diterima FKIP Unila harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

“Kita tidak boleh berhenti pada pencapaian ini. Justru penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bergerak, melakukan perbaikan, meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kerja sama, dan menciptakan lebih banyak prestasi yang memberikan dampak bagi FKIP maupun Universitas Lampung,” katanya.

Selain prestasi, Albet juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses penyelenggaraan pendidikan dan tata kelola kelembagaan.

Menurut dia, budaya berprestasi harus berjalan beriringan dengan integritas dan tanggung jawab.

Karena itu, FKIP Unila akan terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang dapat memacu sivitas akademika untuk berkarya, berinovasi, dan menghasilkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Semangat yang ingin kita bangun adalah berprestasi, berintegritas, dan berdampak. Tiga hal ini harus menjadi bagian dari budaya kerja dan budaya akademik di FKIP Unila,” jelasnya.

Albet berharap capaian tujuh Anugerah Be Strong Unila 2026 dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa yang akan datang. FKIP Unila harus terus bergerak, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Universitas Lampung,” pungkas Albet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *