Onetime.id, Lampung Tengah – Di tengah riuhnya perbincangan publik soal penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Welly Adiwantra, sebagai tersangka, ada sisi lain yang kerap luput dari perhatian beban psikologis yang turut dirasakan keluarga dan orang-orang terdekat.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan Daerah (Puskada) Lampung Tengah, Rosim Nyerupa.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat kasus ini dari aspek hukum semata, tetapi juga dari sisi kemanusiaan.
“Di balik setiap persoalan hukum, ada keluarga yang ikut merasakan dampaknya. Ada anak, istri, kerabat, yang mungkin tidak tahu apa-apa tetapi ikut menanggung beban,” ujar Rosim, pada Sabtu, (20/6/2026).
Menurutnya, situasi seperti ini sering kali memicu gelombang opini publik yang tidak terkendali.
Di media sosial, berbagai spekulasi dan penilaian bermunculan, bahkan sebelum proses hukum selesai.
Padahal, kata Rosim, dalam negara hukum, setiap orang berhak atas asas praduga tak bersalah.
Ia menegaskan bahwa kebenaran hanya dapat ditentukan melalui proses pengadilan, bukan oleh opini yang berkembang di tengah masyarakat.
Namun lebih dari itu, ia menyoroti pentingnya menjaga empati di tengah situasi yang sensitif.
“Kita boleh mengawal, kita boleh mengkritisi. Tapi jangan sampai kehilangan rasa kemanusiaan. Jangan sampai kita menghakimi tanpa tahu fakta sebenarnya,” katanya.
Rosim juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengikuti perkembangan kasus ini sejak awal, bahkan sejak proses seleksi Sekda.
Saat itu, pihaknya sudah mengingatkan pentingnya penelusuran rekam jejak secara mendalam.
Kini, ketika kasus tersebut telah masuk ke ranah hukum, ia meminta semua pihak memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.
Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk menahan diri dari sikap saling serang yang justru dapat memperkeruh suasana di daerah.
“Lampung Tengah ini rumah kita bersama. Jangan sampai peristiwa ini membuat kita terpecah. Justru ini harus jadi momentum untuk lebih dewasa dalam menyikapi persoalan,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Rosim mengajak masyarakat untuk mendoakan semua pihak yang terlibat, baik dari sisi penegak hukum maupun pihak yang sedang menghadapi proses hukum.
“Semoga proses ini berjalan jujur dan adil. Dan bagi siapa pun yang sedang diuji, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” tutupnya.






