Onetime.id, Bandar Lampung – Upaya wartawan Kandidat Group melakukan peliputan jurnalistik di Kejaksaan Tinggi Lampung berujung intimidasi.
Insiden itu terjadi saat sejumlah jurnalis hendak meliput kedatangan H. Raden Kalbadi, ayah mantan Bupati Way Kanan dua periode, Raden Adipati Surya pada Kamis, (22/1/2026).
Salah seorang wartawan Kandidat, Hendra, mengatakan dirinya bersama rekan media berupaya melakukan doorstop untuk mengonfirmasi agenda pemeriksaan Kalbadi.
Namun, langkah itu dicegah oleh seorang ajudan yang mendampingi Kalbadi.
“Gak usah aneh-aneh. Gak ada yang diperiksa, gak ada sesi-sesi wawancara,” kata ajudan tersebut kepada wartawan.
Ajudan itu bahkan membantah keberadaan Kalbadi di lingkungan Kejati Lampung.
“Enggak ada bapaknya Adipati,” ujarnya, meski para wartawan mengetahui Kalbadi berada di lokasi.
Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan keterangan resmi Kejati Lampung.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Ricky Ramadhan, membenarkan kehadiran Kalbadi saat dikonfirmasi wartawan.
“Ada, Om,” kata Ricky singkat, saat ditanya apakah Kalbadi hadir untuk agenda pemeriksaan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Raden Kalbadi tiba di Kejati Lampung sekitar pukul 10.00 WIB.
Ia menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Pidana Khusus selama kurang lebih tiga jam, sebelum akhirnya meninggalkan gedung Kejati sekitar pukul 13.58 WIB, didampingi kuasa hukum dan ajudannya.
Peristiwa ini menambah daftar tantangan yang dihadapi jurnalis saat menjalankan tugas peliputan, khususnya di institusi penegak hukum, di tengah jaminan kebebasan pers yang dilindungi undang-undang.






