Onetime.id, Bandar Lampung – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) memperkuat layanan digital berbasis JKN-KIS untuk mempercepat transformasi mutu pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung.
Rumah sakit kelas A milik pemerintah daerah itu menggandeng BPJS Kesehatan dalam pengembangan sistem digital dan monitoring layanan.
Direktur RSUDAM menyebutkan, sejumlah inovasi sudah berjalan, mulai dari Pojok Mobile JKN, pendaftaran online berbasis NIK/KTP, finger print, e-SEP, hingga e-rujukan.
“Kolaborasi ini bukan sekadar administrasi, tapi langkah nyata menghadirkan layanan lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Rabu, 10 September 2025.
Fokus utama tahun ini, menurut dia, adalah peningkatan mutu layanan, penguatan SDM, serta percepatan transformasi digital rumah sakit.
Data internal menunjukkan waktu tunggu pasien berkurang signifikan berkat sistem digital.
Mekanisme pengaduan pasien kini juga terintegrasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun layanan rawat jalan.
RSUDAM memiliki lebih dari 2.000 pegawai, termasuk 150 dokter spesialis dari berbagai bidang.
Dengan kapasitas lebih dari 1.000 tempat tidur, rumah sakit yang berdiri di atas lahan 81.486 meter persegi ini menjadi pusat rujukan terbesar sekaligus rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Selain layanan digital, RSUDAM bersama BPJS Kesehatan secara rutin menggelar monitoring dan evaluasi kinerja layanan JKN-KIS.
Tim khusus dibentuk untuk mengawasi kepatuhan standar, efektivitas teknologi informasi, hingga menindaklanjuti keluhan pasien.
“Transformasi mutu tidak hanya soal klinis, tapi juga soal akuntabilitas dan transparansi. Setiap pasien berhak mendapatkan layanan cepat, adil, dan profesional,” kata pihak manajemen.






