Gubernur Mirza Minta Masjid di Jalur Mudik Buka 24 Jam Selama Arus Balik Lebaran 2025

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dok: Onetime.id

Onetime.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang akrab disapa Mirza, meminta seluruh masjid di sepanjang jalur mudik untuk dibuka selama 24 jam sebagai tempat istirahat bagi para pemudik, khususnya selama arus balik Lebaran 2025.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 67 Tahun 2025 tentang Dukungan Pembukaan Masjid Guna Kelancaran Arus Mudik dan Arus Balik Hari Raya Idulfitri Tahun 2025.

Surat ini ditandatangani langsung oleh Gubernur Lampung pada 27 Maret 2025 dan ditujukan kepada para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung.

Dalam surat tersebut, Gubernur meminta agar seluruh pengurus masjid yang berada di jalur mudik dan balik Idulfitri di wilayah masing-masing membuka masjid selama 24 jam.

Masjid diharapkan menjadi fasilitas ibadah sekaligus tempat istirahat bagi para pemudik yang melintas.

Selain itu, Gubernur juga mengimbau agar seluruh pihak menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah, termasuk keamanan dan ketertiban umum.

Hal ini dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi bersama Forkopimda dan stakeholder terkait, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa ketentuan pembukaan masjid selama 24 jam juga berlaku untuk masjid yang ia pimpin.

Diketahui, Mirza menjabat sebagai Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas yang terletak di jalur mudik, tepatnya di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, persis di seberang Rumah Dinas Bupati Lampung Utara.

Masjid Al Ikhlas yang dibangun dengan anggaran Rp11 miliar dan diresmikan pada 6 Oktober 2023 itu rutin menjadi tempat istirahat para musafir yang melintas di Jalan Lintas Sumatera.

Menurut Mirza, masjid dua lantai ini dilengkapi dengan kamar mandi yang bisa digunakan pemudik untuk beristirahat maupun mandi.

“Silakan mampir dan istirahat. Jangan paksakan mengemudi bila lelah atau mengantuk. Utamakan keselamatan berkendara agar selamat sampai di rumah masing-masing,” ujar Mirza, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bandar Lampung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *