Onetime.id, Bandar Lampung – Maraknya kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Lampung Selatan menjadi sorotan serius Ketua DPD PAN Lampung Selatan yang juga anggota DPRD setempat, Bella Jayanti.
Bella menilai, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih menjadi persoalan yang memprihatinkan dan membutuhkan perhatian bersama dari berbagai pihak.
“Di Lampung Selatan juga banyak terjadi kasus kekerasan terhadap anak. Apalagi yang baru-baru ini melibatkan orang tua kandung di Kecamatan Natar,” kata Bella, Kamis (4/6/2026).
Ia mengungkapkan, pihaknya turut mengawal penanganan kasus tersebut hingga pelaku berhasil diamankan oleh aparat penegak hukum.
“Alhamdulillah kami ikut mengawal kasus itu sampai proses penjemputan ayah korban. Saat ini pelaku sudah diamankan dan proses hukumnya terus kami kawal,” ujar Bella yang juga anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi PAN.
Bella berharap instansi terkait, khususnya lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, dapat lebih maksimal dalam menangani kasus serupa.
Menurutnya, tidak boleh ada lagi tindakan kekerasan maupun diskriminasi terhadap perempuan dan anak.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak PPA agar penanganan kasus seperti ini semakin maksimal. Jangan sampai ada lagi diskriminasi terhadap perempuan maupun anak,” tegasnya.
Sebagai legislator perempuan, Bella menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui fungsi pengawasan di DPRD serta penyerapan aspirasi masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan.
“Kami memiliki hotline atau layanan pengaduan seperti customer service. Setiap bulan kami juga turun langsung ke konstituen untuk menyerap aspirasi masyarakat,” jelasnya.
Dari kegiatan tersebut, pihaknya kerap menerima laporan terkait kasus kekerasan anak maupun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Setiap laporan yang masuk, lanjut Bella, akan ditindaklanjuti dengan pendampingan kepada korban dan keluarganya.
“Kami turun langsung melakukan pendampingan. Seperti kasus di salah satu kecamatan di Palas, ada anak di bawah umur yang mengalami kekerasan dari ayahnya. Kami membantu mediasi dengan keluarga dan pihak sekolah agar persoalan tersebut dapat ditangani dengan baik,” tandasnya.
Bella pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan atau mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak, sehingga kasus serupa dapat segera ditangani dan tidak terulang kembali.






