Berita  

50 Peserta Ikuti KPD Lampung, Jihan Dorong Transformasi Pelatihan Pramuka

Onetime.id, Bandar Lampung – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung, Kak Jihan Nurlela, menegaskan pelatih pembina pramuka dituntut lebih adaptif di era digital.

Menurutnya, pelatih tidak lagi cukup menguasai metode konvensional, tetapi harus kreatif dan mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pendidikan kepramukaan.

Hal itu disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ketua Harian Kwarda Lampung, Kak Riski Sofyan, saat membuka Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD), Minggu (21/6/2026) sore, di Aula Pusdiklatda Lampung.

“Pelatih pembina harus menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Ia mengatakan, Gerakan Pramuka kini menghadapi tantangan kompleks, mulai dari perubahan sosial hingga derasnya arus informasi digital yang memengaruhi generasi muda.

Karena itu, peran pelatih pembina dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas pendidikan kepramukaan.

Selain itu, pelatih juga diingatkan tetap aktif sebagai pembina di gugus depan.

Pengalaman langsung dalam membina peserta didik disebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas materi pelatihan.

Jihan juga mengajak seluruh peserta menjadikan KPD sebagai ajang memperdalam wawasan, memperkuat kompetensi, serta memperluas jejaring.

Ia menekankan pentingnya transformasi metode pelatihan yang menarik, komunikatif, dan mampu menanamkan nilai karakter kepada peserta didik.

“KPD juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antar pelatih pembina,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Penyelenggara KPD, Kak Silan KD, menyampaikan kegiatan diikuti 50 peserta.

Rinciannya, 13 peserta berasal dari luar Lampung dan 37 peserta dari Kwarcab se-Lampung.

Kegiatan berlangsung pada 21 hingga 27 Juni 2026 di Pusdiklatda Lampung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus Kwarda Lampung dan Pusdiklatda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *