Jam Belajar Ramadan Dimulai 07.30, Mapel Dipangkas 10 Menit

Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico. Dok: Ist.

Onetime.id, Bandar Lampung – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyesuaikan pola pembelajaran di sekolah.

Jam masuk dimulai pukul 07.30, sementara durasi setiap mata pelajaran dipangkas 10 menit.

Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico mengatakan penyesuaian ini rutin dilakukan setiap tahun saat bulan puasa.

“Menjelang bulan puasa, ada penyesuaian. Setiap mapel biasanya dikurangi 10 menit dan pembelajaran dimulai jam 07.30,” kata Thomas, pada Kamis, (5/1/2026).

Menurut dia, kebijakan ini tidak semata soal waktu belajar, tetapi juga diarahkan pada pembentukan karakter siswa melalui kegiatan keagamaan.

Siswa Muslim didorong memanfaatkan waktu untuk aktivitas ibadah, sedangkan siswa non-Muslim tetap mengikuti kegiatan sesuai ajaran agamanya masing-masing.

“Kami ingin pengembangan karakter tetap berjalan. Yang Muslim fokus pada ibadahnya, yang non-Muslim juga menjalankan kegiatan keagamaannya, sehingga toleransi di lingkungan sekolah tetap terjaga,” ujarnya.

Disdikbud juga akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait kemungkinan penyesuaian menu selama Ramadan.

“Nanti akan kami koordinasikan formulanya, apakah bisa dikonversi ke bentuk lain. Ini akan kami diskusikan dengan Satgas MBG,” kata Thomas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *