Wamenag Soroti Fenomena Bendera One Piece dan Tekankan Nasionalisme Merah Putih

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo R. Muhammad Syafi’i bersama tokoh lintas agama. Foto: Wildanhanafi/onetime.id

Onetime.id, Bandar Lampung – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo R. Muhammad Syafi’i, mengajak masyarakat untuk menegakkan nilai-nilai kebangsaan dan menghindari simbol-simbol yang dinilai tidak sejalan dengan semangat kemerdekaan.

Hal ini ia sampaikan merespons fenomena pemasangan bendera One Piece yang belakangan marak di sejumlah daerah.

“One Piece itu isinya anti-penindasan, kerja keras, dan keyakinan. Tapi sekarang ini kita harus fokus ke merah putih. Negara ini bukan milik satu golongan,” jelasnya.

“ini Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi, mari kita pasang bendera merah putih, bukan bendera lain,” tegasnya dalam pertemuan tokoh lintas agama di Kantor Kemenag Lampung, Kamis, (14/8/2025).

Ia mengatakan pihaknya telah menginstruksikan agar seluruh kendaraan dinas dan pribadi milik pegawai Kemenag di seluruh Indonesia wajib memasang bendera merah putih selama peringatan Hari Kemerdekaan.

“Kalau ada yang belum, langsung kita ingatkan,” katanya.

Romo Syafi’i juga menyinggung penangkapan aparatur sipil negara (ASN) Kemenag yang diduga terlibat jaringan terorisme.

Ia menegaskan mendukung langkah Densus 88 dalam menindak siapa pun yang terbukti melanggar hukum.

“Kita dukung tindakan penegakan hukum. Kementerian Agama berdiri di garis merah putih, menolak kekerasan dan radikalisme,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *