Onetime.id, Bandar Lampung – Tim mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) menciptakan inovasi bernama SIPANDU atau Sistem Penyaluran Bantuan Terpadu.
Sistem ini dirancang untuk merevolusi cara penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran.
Perwakilan dari Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik angkatan 2023 Zahwa Namira Ajani, menjelaskan bahwa perjalanan mereka dimulai dari tahap seleksi internal kampus.
Pada tahap itu, tim menyusun proposal ide gagasan untuk diajukan ke universitas.
“Dari situ, kampus menyeleksi proposal terbaik untuk dikirim ke tahap nasional,” kata Zahwa kepada onetime.id, Rabu, (29/10/2025).
Setelah lolos di tingkat universitas, proposal mereka diunggah ke sistem SIMBELMAWA dan dinilai oleh reviewer dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek).
Menurut Zahwa, penilaian berfokus pada orisinalitas ide, kreativitas penyampaian, serta kelayakan gagasan dalam menjawab persoalan bangsa.
“Kalau berhasil lolos di tingkat nasional, tim kami diumumkan sebagai penerima dana insentif. Setelah itu baru kami memproduksi video dan mengembangkan ide menjadi bentuk visual yang menarik,” ujarnya.
Zahwa menuturkan, SIPANDU dirancang untuk memastikan bansos benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Sistem ini menggunakan data valid seperti dari DTKS dan Dukcapil untuk memverifikasi penerima bantuan.
“Dengan begitu, kesalahan data dan penerima ganda bisa diminimalkan, sehingga alokasi anggaran lebih adil,” jelasnya.
Dari sisi transparansi, SIPANDU juga menekan potensi penyimpangan seperti pungutan liar atau penyaluran fiktif.
“Setiap aliran dana tercatat dan bisa dilacak. Bahkan ada fitur pelaporan real-time sehingga masyarakat bisa melapor jika menemukan kejanggalan,” kata Zahwa.
SIPANDU turut menawarkan efisiensi dengan mengintegrasikan data dari berbagai lembaga, seperti Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, hingga bank penyalur.
Melalui integrasi itu, proses penyaluran bansos menjadi lebih cepat dan mudah dipantau melalui dasbor digital.
“Secara keseluruhan, SIPANDU hadir sebagai solusi untuk menciptakan sistem bansos yang presisi, transparan, dan terpadu membawa perubahan nyata menuju penyaluran bantuan yang adil dan dapat dipercaya,” pungkas Zahwa.






