Onetime.id, Bandar Lampung – Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang (FH UTB) Lampung menjalin kerja sama pengembangan desa binaan di Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (8/5/2026).
Program ini diarahkan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan desa berbasis pendidikan dan kesadaran hukum.
Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat itu menjadi bagian dari penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama tersebut menitikberatkan pada pendekatan partisipatif, dengan melibatkan akademisi dan pemerintah desa dalam merancang program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dekan FH UTB Lampung, Ahadi Fajrin Prasetya, mengatakan program desa binaan merupakan wujud konkret pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menurut dia, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam meningkatkan kapasitas masyarakat.
“Melalui kerja sama ini diharapkan tercipta sinergi antara kampus dan pemerintah desa, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pemahaman hukum masyarakat,” kata Ahadi.
Ia menambahkan, kehadiran akademisi di tengah masyarakat desa diharapkan mampu memberikan pendampingan yang aplikatif, mulai dari penyuluhan hukum hingga penguatan kelembagaan desa.
Kepala Desa Fajar Baru, M. Agus Budiantoro, menyambut baik inisiatif tersebut.
Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata, khususnya dalam peningkatan literasi hukum dan pemberdayaan warga.
“Kami berharap kehadiran pihak kampus dapat membantu masyarakat, terutama dalam edukasi hukum dan penguatan kapasitas desa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum UTB Lampung, termasuk Dr. Topan Indra Karsa, serta perangkat desa setempat.
Kehadiran mahasiswa juga diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan sekaligus pengabdian langsung kepada masyarakat.






